Memaknai Maksud Food Estate Presiden Jokowi Untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Pada masa pemerintahan Presiden Suharto terkenal dengan semangat untuk membangun pertanian dengan fokus swasembada beras. Warga +62 jaman now sering mengatakan, meskipun sudah makan burger dan club sandwich dalam porsi jumbo - "Belum nendang kalau belum makan nasi". 

Nasi merupakan bagian hidangan utama masyarakat Nusantara, meskipun ada warga Indonesia yang makan sagu, ubi, jagung, bahkan durian sebagai asupan karbohidrat sekaligus nutrisi penting dalam pola makan mereka. Pola pikir pemerintah orde baru sepertinya ingin "memasyarakatkan" beras di seantero Nusantara. Tidak aneh Pak Harto menginstruksikan kementerian pertanian dan sektor terkait untuk mencetak sawah, bahkan di lahan gambut. 

Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memimpin mega project Ketahanan Pangan di Indonesia (jurnas.com)

Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur seperti tol laut, jembatan, pelabuhan laut dan bandara udara baru, dan tentu saja jalan tol untuk menciptakan konektivitas dan mempercepat akses antar desa kota maupun antar provinsi, ternyata Presiden Jokowi juga memerintahkan kementerian pertanian untuk mencetak sawah. Namun, yang menarik adalah Presiden Jokowi tidak hanya bicara padi atau beras. 

Mantan walikota Solo dua periode dan Gubernur Jakarta ini tidak menggunakan jargon swasembada beras seperti Presiden Suharto. Ternyata Presiden Jokowi memilih tagline yang lebih visioner, yaitu ketahanan pangan. Yang menarik adalah kebijakan ini dinamai dengan istilah Food Estate atau Lumbung Pangan. 

Konsep pertanian modern dengan dukungan teknologi terkini akan menjadi pendukung dalam pembangunan proyek pangan ini. Untuk mewujukan rencana besar ini Presiden Jokowi telah menunjuk Prabowo Subianto untuk memimpin program Ketahanan Pangan ini. 

Secara sederhana dapat dimaknai bahwa warga Nusantara bukan hanya ingin ada nasi pulen di meja makan, melainkan juga ada lauk lain seperti sayuran yang dibumbui dengan cabai, bawang merah, tomat, bawang putih termasuk ikan, baik yang berasal dari laut maupun sungai, kolam atau danau. 

Ketika Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah untuk melihat proyek Food Estate yang memiliki luas ratusan ribu hektar itu, tampak berbagai jenis tanaman pangan yang sudah berhasil dipanen di lahan percontohan. Lapangan kerja di bidang pertanian pun terbuka di berbagai kawasan Lumbung Pangan baik di Kalimantan Tengah maupun Sumatera Utara. 

Kalau menteri pertanian dan lembaga terkait, begitu pula para kepala daerah dari para gubernur sampai bupati, camat dan kepala desa bisa mengejawantahkan dalam aksi nyata program yang diciptakan oleh presiden Jokowi ini, maka Indonesia bukan hanya kuat di bidang beras, melainkan juga semakin kokoh di bidang bahan pangan lainnya. 

Presiden Jokowi memperlihatkan kentang hasil proyek food estate di Kabupaten Humbahas, Sumatera Utara (sumut,inews.id)

Masyarakat Indonesia akan memilliki berbagai variasi hidangan yang bisa dinikmati sekaligus memperbaiki asupan nutrisi dan gizi masyarakat. Masyarakat yang sehat akan melahirkan anak-anak sehat, cerdas dan bebas dari kekurangan nutrisi, sehingga tingkat stunting bisa diturunkan. Warga di pedesaan, pedalaman, bahkan kampung di perkotaan akhirnya bisa membeli bahan pangan lebih bervariasi dengan harga terjangkau. Import pangan pun bisa dilakukan hanya untuk produk tertentu. 

Dengan kombinasi berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, jembatan dan bendungan untuk irigasi, juga waduk yang bermanfaat untuk menampung air yang bisa dimanfaatkan mencegah banjir, akhirnya konektivitas dan kemudahan akses yang dimaksud dalam program Nawacita pada periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi bisa diwujudkan secara bertahap. 

Pembangunan sektor pangan di pedesaan atau pedalaman yang disebut Food Estate atau Lumbung Pangan ini semestinya harus bisa mencegah arus urbanisasi. Ini bisa terjadi karena sektor pertanian merupakan lapangan pekerjaan yang paling pas untuk warga di sekitar Food Estate itu. 

Ketika Presiden Jokowi sangat bersemangat membangun berbagai proyek infrastruktur yang berbiaya besar ini memang banyak kritik yang ditujukan kepada Presiden yang punya hobi blusukann dengan sepeda motor ini. Bahkan ada yang tidak mau lewat di jalan tol atau ada yang bilang tidak makan jalan tol. 

Dengan sudut pandang yang lebih jernih, kombinasi antara pembangunan infrastruktur dan Food Estate yang sedang dikembangkan di periode kedua ini, maka akan berkembang pula produk baru di bidang pangan dengan berbagai variasinya. Teknologi informasi bisa dimanfaatkan sebagai penunjang untuk membangun bisnis baru di sekitar proyek Lumbung Pangan. 

Pertanyaanya adalah apakah para kepala daerah juga punya semangat yang sama dengan Presiden Jokowi? 

Dengan niat baik untuk membuat warganya sejahtera, para gubernur, bupati, camat, lurah, kepala desa dan aparatur pemerintah lainnya seyogyanya menjadikan master plan dari Presiden Joko Widodo untuk membangun daerah mereka masing-masing. Lagi pula, pembangunan infrastruktur untuk mendukung program ketahanan pangan akan terus berlanjut di periode kedua Kabinet Indonesia Maju ini. 

Para kepala daerah di semua tingkatan juga harus menyadari bahwa generasi milenial maupun warga yang lebih tua pasti banyak yang di antara mereka yang punya semangat wirausaha dan kreativitas di bidang olah pangan. Sebagai pejabat cukup mendukung dengan motivasi, mempermudah perijinan dan rajin memberikan penyuluhan, baik di bidang pertanian maupun bisnis yang berbasis teknologi informasi. 

Lalu, apa pendapat HM. Darmizal, MS, Ketua Umum RèJo tentang kiprah Presiden Jokowi dalam pembangunan Indonesia? 


Apakah punya pandangan yang sebangun dengan HM. Darmizal, MS tentang kepemimpinan Presiden Jokowi? 

Comments

Create Wealth Online

Real Idea

Thai Airways Resmi Jualan Gorengan. Terjadi Kegemparan

How to sell photos on the Internet

JP Morgan Ungkap Dampak UU Cipta Kerja Bagi Indonesia

The smart way to make money in affiliate business

Tips work from home and make money

Secret tips to make money from online business

How to start an online business and the marketing solutions

Tips to become an entrepreneur in the digital era